Jika ditanyakan, mengapa kamu suka ngeblog?. Setiap blogger pasti mempunyai jawaban masing-masing. Mungkin iseng, coba-coba atau ikutan/diajak teman atau sekedar mengikuti trend. Barangkali berniat mencari penghasilan tambahan atau malah pendapatan utama. Ingin terkenal dan ngetop agar terpilih menjadi anggota legislatif atau presiden. Bisa juga karena menyalurkan kesukaannya menulis, sarana menumpahkan curahan hati. Bahkan ada yang memang akhirnya menjadi hobi bahkan kecanduan setelah bersentuhan dengan yang dinamakan blog itu sendiri. Saya mungkin termasuk yang terakhir ini. Ada keasyikan dan kepuasan disaat ngeblog. Dapat dibandingkan ketika orang lain yang mempunyai hobi memancing, pelihara burung, mengoleksi mobil tua dan sebagainya. Yah, ngeblog sebagai hobi.
Biasanya yang sangat diinginkan seorang pehobi adalah bertemu dengan pehobi lainnya. Dari pertemuan antar pehobi itu dapat bertukar saling kenal, memperluas jaringan perkawanan, tukar informasi bahkan memunculkan peluang usaha. Demikian juga Blogger. Ada masa dimana ingin melakukan temu blogger, kopi darat, blogger gathering atau apapun namanya. Rasanya akan sulit memukan blogger yang tak ingin bertemu dengan blogger lainnya. Meskipun tak dapat dipungkiri ada juga blogger yang sengaja menyembunyikan diri dalam kegelapan dengan alasannya tersendiri. Dari temu blogger inilah biasanya tercipta benih komunitas yang disatukan oleh kesamaan hobi, kemauan dan harapan.
Jika dilihat secara kuantitas, temu blogger mempunyai skala besar kecil yang berbeda. Dari sekedar kopdar 2 blogger atau lebih hingga temu blogger yang dihadiri oleh ratusan atau bahkan ribuan orang. Dapat bersifat dadakan, rutin atau beragenda. Untuk skala kecil dblogger atau komunitas blogger yang lain pasti sudah sering melaksanakan. Sementara yang berskala besar dilihat dari jumlah peserta ataupun publikasi dapat disebutkan misalnya saja Pesta Blogger atau Muktamar Blogger yang baru saja dilangsungkan tahun 2008. Bahkan Pesta Blogger sudah berencana akan diselenggarakan lagi dalam waktu dekat ini.
Bagaimana dengan dblogger. Apakah dblogger, pencinta blogger yang kos di Blogdetik [istilah Reza Gardino], juga mempunyai keinginan untuk menyelenggarakan temu blogger dengan skala yang lebih besar?. Saya pribadi memimpikan hal itu. Diakui dibutuhkan persiapan yang terencana. Diperlukan kepanitiaan yang disusun dengan komitmen. Tapi yang sangat diperlukan adalah keberanian memulai. Berani mulai menyusun konsep, mengatur rencana, menyiapkan panitia dan mulai dari dari sekarang.
Konon, Pesta Blogger dihadiri oleh ratusan orang blogger yang kebanyakan terdiri dari blogger senior, blogger profesional dan top blogger nasional. Saya sendiri tidak tahu seperti apa suasananya Pesta Blogger. Publikasinya pun besar-besaran dari media cetak, elektronik dan pastinya dunia internet. Hingga jika dilihat dari peserta dan penyelenggaraannya maka terkesan elit, wah dan serius. Itu juga katanya. Muktamar Blogger juga dihadiri oleh blogger yang sudah lama ngeblog. Konon, dilaksanakan dengan santai, lesehan dan terkesan apa adanya. Lagi-lagi itu hanya kesan yang saya dengar dari blogger yang pernah hadir di kedua acara tersebut. Saya tidak tahu pasti suasana Pesta Blogger dan Muktamar Blogger, karena saya memang baru belajar jadi blogger. Jadi masih blogger ecek-ecek!.
Saya mencoba mereka-reka nama pertemuan dblogger tersebut. Diharapkan dapat menjadi icon seperti halnya dua agenda blogger diatas. Setelah mencoba mengkhayal, berfikir dan mencari wangsit, saya mengajukan nama Temu Blogger. Loh, itu kan memang acara temu blogger. Ya justru karena kata itu begitu dekat, sederhana namun jelas maknanya. Temu Blogger juga terkesan biasa tidak elit namun tidak pula jelata sekali. Tidak mengesankan kemewahan pesta. Tidak pula mengesankan rapat besar partai politik atau organisasi massa. Temu Blogger, terkesan sederhana, awam, biasa dan jelas maknanya.
Temu Blogger dengan tagline, where blogger meets, tempatnya blogger bertemu. Blogger yang nge-kost di Blogdetik itu colorfull. Mereka diharapkan dapat hadir pada Temu Blogger tersebut. Ada artis, politikus, pengusaha, pekerja, mahasiswa, guru bahkan anak sekolah. Ada top blogger nasional, blogger profesional, pecinta blogger, blogger ecek-ecek seperti saya. Bahkan blogger iseng atau coba-coba ada di blogdetik. Temu Blogger dapat juga dihadiri blogger yang tidak sudah punya rumah atau kontrak sendiri, blogger senior, selebriti blogger dan top blogger nasional lainnya jika mereka berkenan. Pokoknya, temu blogger adalah tempat blogger bertemu.
Temu Blogger diharapkan mampu memperkenalkan dblogger kepada komunitas blogger lain. Bahkan kepada masyarakat umum. Dengan konsep, istilah saya, infotaimentship. Ada unsur informasi, hiburan dan pastinya persaudaraan blogger itu sendiri. Misalnya saja, Temu Blogger dilaksanakan di mall atau pusat perbelanjaan. Ada kursi dan menjadi ditata sebagai tempat duduk blogger yang hadir. Di depan terdapat stage/panggung sebagai tempat pembicara atau hiburan. Dan karena di arena mall atau perbelanjaan, tentu saja masyarakat umum akan melihat acara tersebut. Ini hanya sekedar alternatif konsep acara, tentu dblogger punya konsep acara yang lebih menarik. Itu bisa didiskusikan.